Connect with us

NEWS

Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri Kunjungi Kawasan Adat Ammatoa Kajang

Published

on

Amirullah, S.Pd., M.Pd bersama peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN), saat melakukan kunjungan ke kawasan adat Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Ahad (02/01/2021). - Foto: Istimewa

Seberita.com, BULUKUMBA – Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN), melakukan kunjungan ke kawasan adat Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Ahad (02/01/2021). Para mahasiswa PMMDN ini berasal dari Jawa, Sumatera, dan Madura.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan melakukan kontribusi sosial dan melakukan penanaman pohon bersama dengan komunitas masyarakat yang ada di kawasan adat ini.

Pada pukul 13.00 WITA dilakukan kontribusi sosial pada TPA At’tahjid Tana Towa, Kecamatan Kajang. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan Lomba seperti lomba menghafalkan doa-doa harian. Selanjutnya pada pukul 14:00-15:00 WITA, dilaksanakan lomba mengambar sampai pada akhirnya penyerahan hadiah kepada juara terpilih pada pukul 16:00 WITA.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon serta pengembangan karakter melalui pemahaman terhadap pasang ri Kajang. Setiap daerah memiliki aturan adat atau Pasang Ade’, begitu pula dengan Kawasan adat.

Dirangkaikan juga dengan melakukan penanaman pohon di dalam kawasan adat untuk menjaga kelestarian hutan adat. Penanaman pohon dilaksanakan bersama dengan komunitas Masyarakat yang di kenal dengan istilah AMAN (Aliansi masyarakat Adat Nusantara) yang bergerak di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

“Alhamdulillah saya senang bisa ikut serta melestarikan lingkungan dan menjaga keasrian lingkungan sekitar”, tutur Findi Khoirunnisak mahasiswa PMM-DN dari Universitas Trunojoyo.

Kegiatan selanjutnya adalah berjalan tanpa alas kaki menuju kampung adat Kajang dalam. Perjalanan yang kami tempuh ± 1 km dan melewati hutan yang masih asri.

“Sesampainya di Kajang dalam kami bertemu dengan Ammatoa, kepala adat”,  imbuh Tetris Natalia Banjar Nahon mahasiswa dari Universitas Negeri Medan.(ril/am)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sejumlah Dosen FIS-H dan PPs UNM Ikuti Program PKM di Majene Sulbar

Published

on

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM, Prof. Dr. Jumadi, S.Pd., M.Si (ketiga dari kiri) menunjukkan dokumen kemitraan UNM dengan Dinas Pendidikan Majene. - Foto: Istimewa/Panpel

Seberita.com, MAJENE – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Darma Perguruan Tinggi yang menjadi tuntutan kinerja para dosen. Untuk itu setiap dosen dalam setahun dituntut memiliki konstribusi di bidang ini dan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan bekerjasama dengan mitra di luar kampus.

Kali ini sejumlah dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) dan Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan. Kegiatam akademik di luar kampus ini berpusat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (3/9/2022).

Kegiatan kolaborasi para dosen ini menurut Dekan FIS-H UNM Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si., diharapkan tidak hanya membawa dampak positif bagi UNM dan mitra tetapi untuk semua pihak.

“Ini adalah upaya agar kerjasama diantara pihak kampus dan mitra berdampak baik untuk semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu ketua panitia pelaksana Dr. Bahri, S.Pd., M.Pd yang juga selaku Wakil Dekan III menuturkan kegiatan ini merupakan implementasi dari program kemitraan yang sejauh ini digagas oleh UNM khususnya FIS-H.

Dalam kegiatan ini lanjutnya, ada 6 program kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh para dengan topik yang beragam.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Implementation of Arragement (IoA) sebagai tindak lanjut kerjasama antara FIS-H UNM dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Majene. Penandatangan dokumen kemitraan ini dilakukan oleh Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene,  H. Mithhar, S.Pd., M.Pd.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini yang bisa mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah ini”, ungkap Kadis Pendidikan Majene ini.

Adapun peserta kegiatan PKM ini adalah para pimpinan fakultas, pimpinan prodi, dan sejumlah dosen dalam lingkungan FIS-H serta Program Pascasarjana UNM.**

 

Continue Reading

NEWS

Prodi Pendidikan Sejarah UNM Gelar Kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru

Published

on

Suasana kegiatan penyambutan mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar, Jumat (19/08/2022). - Foto: Istimewa/handover.

Seberita.com, MAKASSAR – Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM), melakukan prosesi penyambutan mahasiswa baru angkatan 2022, Jumat (19/08/2022). Kegiatan ini berlangsung di gedung Flamboyan BC 207, Kampus UNM Gunungsari Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makassar.

Kegiatan penyambutan ini berlangsung semarak yang dibuka langsung oleh katua Jurusan Pendidikan Sejarah dan IPS, Dr. H. Muh. Rasyid Ridha, M.Hum. Dalam sambutannya, Rasyid Ridha mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu perkuliahan seefisien mungkin.

“Mengingat saat ini kementerian pendidikan dan universitas telah mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar serta Kampus Merdeka, maka dengan adanya program tersebut setiap mahasiswa berpeluang untuk selesai lebih cepat yakni 3,2 tahun dibanding angkatan sebelumnya 4 tahun”, ungkapnya.

Kajur Pendidikan Sejarah ini juga memperkenalkan dosen-dosen yang mengajar di Prodi Pendidikan Sejarah yang berjumlah 14 orang dengan latar disiplin ilmu masing-masing. Adapun jumlah mahasiswa baru yang diterima di Prodi Pendidikan Sejarah, lanjut Rasyid Ridha berjumlah 76 orang.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pengenalan organisasi internal kampus oleh Himpunan mahasiswa (HIMA) Pendidikan Sejarah. Organisasi internal kampus tersebut memperkenalkan peran mereka dalam mengisi kegiatan non-akademik Prodi Pendidikan Sejarah.

Kegiatan terakhir penyambutan diambilalih oleh Kaprodi Pendidikan Sejarah, Bustan, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan materi berupa struktur mata kuliah. Selain itu, materi penguatan intelektual dan spritual juga disampaikan sebagai gambaran dalam menjalani perkuliahan kelak.

“Selamat bergabung bersama Prodi Pendidikan Sejarah untuk mahasiswa baru”, ujar Bustan, S.Pd, M.Pd mengakhiri kegiatan penyambutan mahasiswa baru tersebut.(ril/bs)

Continue Reading

NEWS

Prodi Sejarah UNM & Museum I Lagaligo Jalin Kerjasama Program Magang Mahasiswa

Published

on

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Bustan, S.Pd., M.Pd (ketiga dari kiri) bersama Kepala UPT Museum I Lagaligo dan dosen UNM lainnya sedang memperlihatkan MoU yang baru saja ditandatangani. - Foto: istimewa/handover

Seberita.com, MAKASSAR – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), Universitas Negeri Makassar (UNM) akan melakukan kegiatan Magang (Praktek Kerja) di Museum I La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan. Rencananya kegiatan Magang Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah ini akan berlangsung satu semester atau selama 6 (enam) bulan. Hal ini disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah UNM, Bustan, S.Pd., M.Pd, dalam kegiatan pendatanganan MoU di Museum I Lagaligo, Selasa (16/8/2022).

Kegiatan Magang ini lanjutnya, bertujuan untuk mengimplementasikan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Lebih jauh Bustan mengungkapkan bahwa guna memperkuat kolaborasi, maka Prodi Pendidikan Sejarah dengan UPT Museum I Lagaligo sepakat melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada program MBKM ini.

“Pada kerjasama ini nantinya kami akan mengirim mahasiswa magang untuk belajar tentang museum di tempat ini. Kami berharap mahasiswa yang magang dapat melihat dan belajar langsung tentang kemuseuman dan ikut berpartisipasi terhadap kegiatan-kegiatan museum”, tegasnya.

Kepala UPT Museum I Lagaligo, Zakiyah Assegaf, S.IP, M.Si, sangat mengapresiasi kegiatan magang mahasiswa ini yang dianggap sebagai ajang sosialisasi museum.

“Kami menyambut baik mahasiswa yang ingin magang di sini, sekaligus bisa mensosialisasikan tentang tentang museum, begitupun nantinya mahasiswa dari prodi sejarah dapat berkunjung dan belajar di museum”, tutur Zakiyah saat memberi kata sambutan.

Dalam kerjasama program magang mahasiswa ini, juga hadir dosen Prodi Pendidikan Sejarah UNM, Asmunandar, S.S., M.Hum dan Ahmad Subair, S.Pd., M.Pd.(ril/sb).

Continue Reading

Trending